Anak Meninggal ditabrak Dengan Sengaja, Ayah Ini Justru Peluk Pelaku Saat Persidangan


PN Solo menggelar kasus sidang tabrakan yang dilakukan Iwan

Pengadilan Negeri (PN) Solo pada Selasa (6/11/2018) akhirnya menggelar sidang kasus tabrakan maut Marcedes Benz dengan Honda Beat yang terjadi di timur Mapolresta Solo, Jawa Tengah. Tersangka bernama Iwan Adranacus (40) hadiri sidang didampingi tim kuasa hukumnya Joko Haryadi.

Ayah korban memeluk tersangka

Saat tersangka memasuki ruang sidang Kusuma Atmadja PN Solo sekira pukul 10.15 WIB, ayah korban Eko Prasetyo (28) benama Suharto yang juga menghadiri sidang tersebut kemudian menghampiri tersangka. Keduanya tampak berbincang dan kemudian berpelukan.

Iwan mengaku tak sengaja dan meminta maaf

Terdengar Iwan mengucapkan permintaan maaf kepada Suharto.
"Maaf saya tidak sengaja pak," ucap Iwan.
Lalu, Suharto juga membalas permintaan maaf Iwan.
"Saya sudah ikhlas, saya maafkan," katanya sambil berulang kali memeluk Iwan.
Kemudian pembacaan dakwaan dilakukan oleh JPU Satriawan Sulaksono dan tim di hadapan kuasa hukum Iwan.

Kapolres Surakarta menyebut bahwa Iwan sengaja menabrak Eko

Berbeda dengan keterangan Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli di Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/8/2018) malam. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tabrakan antara pengendara Mercy dengan pengendara motor Honda Beat merupakan unsur kesengajaan.
"Jadi, ini bukan lakalantas. Ini kasus pidana murni. Tersangka sengaja menabrak motor korban dari belakang dan mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat," ujar Fadli.

Mobil pelaku tancap gas dengan cepat

Korban bernama Eko Prasetyo yang merupakan menantu anggota Polresta Surakarta, dinyatakan meninggal di lokasi kejadian di Jalan KS Tubun, Manahan, Banjarsari, pada Rabu (22/8/2018) sekitar pukul 12.00 WIB. Posisi korban berada sekitar 15 meter dari lokasi awal tabrakan. Saksi menduga, korban sengaja ditabrak pengemudi mobil Mercedes Benz dari belakang.

"Mobil itu tancap gas kencang. Warga yang melihat meneriaki pengemudi mobil supaya berhenti tapi tidak dihiraukan," kata Slamet.

Beberapa warga sempat mengejar, namun mereka balik kanan karena tiga orang berbadan besar turun dari Mercy dan meminta warga menjauh.

Pelaku sempat berdebat dengan korban

Sebelum peristiwa nahas terjadi, tersangka dan korban sempat adu mulut di perempatan lampu lalu lintas Simpang Pemuda Teater Timur kawasan Taman Balekambang, Solo. Tersangka diduga emosi dan menabrak motor Eko dari belakang. Hal itu mengakibatkan Eko meninggal.


Sumber : Planet.merdeka.com

0 Response to "Anak Meninggal ditabrak Dengan Sengaja, Ayah Ini Justru Peluk Pelaku Saat Persidangan "

Post a Comment